POLITIK REPRESENTASI MASYARAKAT ADAT

Setelah 72 tahun merdeka, representasi masih menjadi problem kita sebagai sebuah bangsa. Salah satunya menimpa masyarakat adat. Padahal eksistensi mereka telah ada sebelum Indonesia merdeka, jumlah mereka pun cukup besar tersebar di seluruh Indonesia. Faktor paradigma negara terhadap masyarakat adat, adalah penyebab dasarnya. Inilah yang abai diterjemahkan dalam proses politik. Misalnya, pemilu yang hanya mengakui sistem mekanis (kecuali sebagian kecil di Papua), pendapilan yang abai pada aspek kohesivitas, dan lain sebagainya.

Untuk melihat buku, silakan klik

Share your thoughts